Kamis, 09 Desember 2010

Perlakuan kita pengaruhi Air

Kita harus berterima kasih pada orang - orang, seperti Masaru Emoto. Disini dibuktikan secara Ilmiah bahwa air yang telah diberi informasi dan perlakuan khusus yang positif berupa doa, ucapatan kata, tulisan, musik, gambar, dan sebagainya, ternyata memang dapat meningkatkan kesehatan dan juga kualitas kehidupan. Masaru Emoto membuktikannya dengan membuat penelitian ilmiah terhadap air.

Air Menyerap Informasi


Masaru Emoto melakukan penelitian dengan menggunakan mikroskop presisi tinggi bersama seorang temannya yang juga doktor muda, peneliti ilmiah lulusan Universitas Kumamoto yang bernama Kazuya Ishibashi. Mereka melakukan percobaan dengan membuat foto dari kristal es.



Cara masaru dan Ishibashi memotret kristal es adalah dengan terlebih dahulu memasukkan air ke dalam botol kaca. Botol berisi air tersebut diekpos terhadap berbagai perlakuan dan informasi, seperti kata - kata, musik, gambar, atau tulisan. Lalu, air tersebut dituangkan ke dalam 50 buah cawan petri dan dibekukan menjadi es. Setelah beku, es tersebut diteliti di bawah mikroskop. Saat es mulai mencair, akan terbentuk kristal selama kurang lebih dua menit.

Ternyata tidak semua es membentuk kristal yang indah. Air yang terekpos  informasi buruk seperti misalnya dikatakan "bodoh" akan membentuk kristal yang sangat jelek, bahkan tidak membentuk kristal sama seklai. Sementara air yang diberikan informasi baik akan membentuk kristal yang luar biasa indah. Demikian pula dengan musik. Air yang diekpus dengan musik klasik akan membentuk kristal air yang indah, sedangkan jika diperdengarkan musik metal, bentuk kristalnya akan tidak beraturan.

Kesadaran manusia juga mengubah kristal air tersebut. Masaru melakukan percobaan dengan mengambil contoh air hujan di kota - kota berbeda di Jepang. Ternyata kualitas air hujan di sana kurang baik. Beberapa tahun kemudian, setelah orang mulai meningkatkan kesadaran tentang lingkungan hidup, Masaru kembali mengambil sampel air hujan di kota  yang sama. Ternyata kualitas air tersebut meningkat dan mulai membentuk kristal yang indah.

Dari semua informasi yang diberikan ternyata kristal yang paling indah terbentuk dari air yang di ekpos dengan kata - kata " Love and Gratitude" kasih sayang dan bersyukur. Begitu kuatnya kasih sayang dan bersyukur sampai air yang diberi label Love dan Gratitude tetap membentuk kristal yang indah walau pun sudah di ekpos dengan gelombang microwave dan handphone. Sayangnya, dia tidak bisa memuat foto - foto kristal hasil penelitian masaru, namun bagi anda yang ingin mengetahuinya lebih jauh, dengan membeli buku karya Masaru Emoto, diantarnaya  " The True Power Of Water".

untuk melihat vidio dari kristal air itu dapat di liahat disini : http://www.youtube.com/user/watercrystals

Air Mengubah Tubuh dan Pikiran


Dari Hasil penelitian Masaru apa yang dapat diambil untuk tubuh manusia??
Tubuh manusia terdiri dari 70% air. Bahkan saat konsepsi, sel telur yang sudah dibuahi terdiri dari 96% air, dan saat lahir tubuh bayi 90% terdiri dari air. Jadi boleh dikatakan bahwa esensi manusia adalah air.

oleh karena esensi manusia adalah air, jadi jika kita mengekpos diri dengan segala kata - kata dan perlakuan baik, tentu tubuh, pikiran, dan jiwa kita akan lebih sehat. Sebaliknya, kita akan sakit jika kita sering mengekpos diri dengan informasi negatif.

Semua benda di alam ini mempunyai vibrasi gelombang energi yang bisa disalurkan kepada benda lain dengan mudah. Energi ini bisa positif dan bisa negatif. Pemikiran kita saat mengucapkan kata - kata "bodoh" misalnya,  mengandung energi tersendiri diserap oleh air sehingga air itu membentuk kristal yang kolaps. Begitu juga sebalinya, saat kita memberikan vibrasi gelombang yang baik, kristal yang indah akan terbentuk dengan sendirinya.

sama halnya jika kita memberikan energi kepada air yang akan kita minum, kualitas air tersebut akan membaik sesuai dengan vibrasi gelombang yang kita berikan. Jika air itu diminum, melekul sel - sel tubuh kita akan menerima vibrasi gelombang yang baik. Saat kita melakukan hal tersebut dengan teratur, kesehatan kita juga akan meningkat.

Tidak heran jika banyak ahli agama yang bisa mengobati hanya dengan memberikan air yang sudah didoakan. Energi dari pemikiran orang - orang yang sering mendekati diri dengan Tuhan Yang Maha Esa tentu saja sangat besar dan positif. Energi itulah yang memperbaiki kualitas, pikiran, dan jiwa kita.

Jadi inti dari tulisan ini adalah Bahwa sikap, Perilaku, dan emosi kita bisa mempengaruhi air di sekitar kita termasuk tubuh kita. Jadi inilah bukti dari kedasyatan manusia sebagai makhluk Tuhan yang sempurna.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar